
| Proyek industri pengolahan Tebu ini sedang dalam tahap studi kelayakan oleh Kapal Api Group |
JAKARTA - Pihak Kemenakertrans segera membuka kerjasama untuk mengembangkan proyek perkebunan tebu dan industri pengolahannya di Bener Meriah Provinsi Aceh.
Pemerintah kabupaten Bener Meriah juga telah menyetujui ijin lokasi seluas 37.000 hektar.
Untuk membangun perkebunan tebu seluas 22.000 ha, beserta industri pengolahannya akan menyerap investasi sekitar Rp. 1,2 Triliun (US $ 136.363.000) dan penciptaan tenaga kerja sebanyak 10.000 orang.
Pada proyek Bener Meriah ini akan meliputi kawasan transmigrasi Pintu Rime Gayo yang berpenduduk 3.243 KK/ 12.322 jiwa, serta akan menjadi pendukung tumbuhnya pusat produksi baru yang berkembang menjadi pusat perekonomian baru, yang pada akhirnya menjadi kawasan perkotaan baru.
Pelaksanaan proyek - proyek tersebut akan menjadi proyek terpadu melengkapi kerjasama sebelumnya dalam penyediaan gula dari proyek Bener Meriah untuk industri kopi, dan penyediaan minyak goreng dan butir jagung dari proyek Halmahera.
Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah menyambut baik adanya penandatangan MoU di bidang transmigrasi ini. Apalagi kerjasama ini melibatkan perusahaan Cina dan perusahaan Indonesia sudah memiliki reputasi yang baik.
"Apalagi investasi ini didukung oleh kondisi lokasi yang dicadangkan, sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang tersedia maupun yang akan didatangkan, serta dukungan masyarakat dan pemerintah daerah" ujarnya seperti dilansir Pusat Humas Kemenakertrans
PT Guandong Agribusiness juga berinvestasi di perkebunan sisal di Sumbawa Barat dan Proyek Kelapa Sawit di Maluku Utara (c6/pr/red) foto: ilustrasi/ist
02 Jun, 2011--
Source: http://wartapedia.com/bisnis/finansial/3651-menakertrans-proyek-kebun-tebu-aceh-serap-investasi-12-trilyun.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar