
| Arus barang di TMNT didominasi oleh domestik dengan kegiatan bongkar muat lebih dari 50% dari total handling petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak |
SURABAYA - Setelah Terminal Nilam direvitalisasi atau diperbaiki, arus barang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya meningkat. PT Pelindo III (Persero) mencatat sampai dengan triwulan I/2011, arus barang telah mencapai 599.175 Box atau 702.954 Twentyfoot Equivalent Units (TEUs).
"Terminal ini sebelumnya merupakan terminal konvensional dan dilengkapi dengan beberapa gudang.Agar optimal maka direvitalisasi menjadi terminal modern, yang dikenal Terminal Multipurpose Nilam Timur (TMNT)" Ujar Kepala Humas Pelindo III, Edy Priyatno saat dikonfirmasi, Rabu (1/6), Seperti dilansir laman DIskominfo.
Arus barang di TMNT didominasi oleh domestik dengan kegiatan bongkar muat lebih dari 50% dari total handling petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak. Sedangkan dominasi arus internasional berada di Terminal Petikemas Surabaya (TPS).
"Revitalisasi dilakukan dengan memperbaiki bangunan dermaga, memodernisasi gudang menjadi lapangan penumpukan atau Container Yard, serta penyediaan peralatan bongkar muat khusus petikemas," ujarnya.
Peralatan bongkar muat itu antara lain tiga unit Container Crane, lima unit Rubber Tyred Gantry, dilengkapi 12 unit Head Truck dan Chassis (mobil barang) yang hanya digunakan untuk kegiatan pengangkutan di lapangan penumpukan.
Terminal TMNT memiliki luas lapangan penumpukan mencapai 4 hektare dengan kapasitas 285.000 TEUs, dan panjang dermaga 320 meter yang bisa disandari oleh dua kapal sekaligus.
Kinerja bongkar muat petikemas di TMNT meningkat signifikan dengan pengoperasian Container Crane dan Rubber Tyred Gantry, dimana saat ini telah mencapai 18-20 Box/Crane/Hour (BCH). Padahal sebelumnya kinerja bongkar muat petikemas hanya terealisasi 8-10 B/C/H. (c8/lik)
--
Source: http://wartapedia.com/bisnis/korporasi/3643-pelindo-iii--arus-barang-capai-599175-box-pasca-revitalisasi.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar