Politisi Sukabumi |
| Kelas Bisnis DPD PKS Kabupaten Sukabumi Mewisuda 30 Mahasiswa Posted: 09 Aug 2011 03:35 AM PDT Sukabumi – Luar biasa! Itulah yang diucapkan Bupati Sukabumi, Sukmawijaya usai menghadiri acara wisuda Kelas Bisnis yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sukabumi, kemarin. Bupati menambahkan kelas bisnis merupakan terobosan baru bagi mereka yang ingin maju dalam dunia kewirausahaan. "Apalagi saya melihat pemberi materi dalam kelas bisnis ini adalah para pengusaha sukses. Artinya pengalaman mereka dalam memberi wawasan keilmuan di bidang wirausaha sangat mumpuni,"akunya kepada Radar Sukabumi sembari menyeru agar masyarakat umum yang ingin menambah wawasan di bidang bisnis dapat mengikuti pelatihan kelas bisnis DPD PKS Kabupaten Sukabumi. Di tempat yang sama, Ketua Panitia Wisuda Kelas Bisnis, Usep Warsono mengatakan, jumlah mahasiswa yang diwisuda sebanyak 30 orang. "Mereka terdiri dari 25 wisudawan dan lima wisudawati,"sebutnya. Pada acara wisuda tersebut dihadiri tokoh-tokoh pengusaha dan profesional di Kabupaten Sukabumi. Selain bupati, mereka di antaranya adalah Ketua Bidang Perekonomian Masyarakat DPW PKS Jawa Barat, Abdul Hadi, lalu Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Totong Suparman, pemilik Meubel Rumah Q-Ta yang juga pengusaha gaek, H Mukhlis Yusuf, Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Adzkia Kabupaten Sukanbumi, Priyo Indrianto, Direktur Al Himmah, DR Asep Burhanudin, dan lain sebagainya.Mereka juga terlibat menjadi pemateri di kelas bisnis tersebut. Usep menambahkan, ke-30 mahasiswa yang diwisuda adalah angkatan I dan II. Mereka rata-rata pemilik usaha kecil menengah, seperti UKM cor logam, makanan dan minuman ringan, mainan, dan lain sebagainya. "Kelas bisnis ini dibagi dua, yakni Abdurrahman Bin Auf dan Utsman Bin Affan. Ketika belajar, setiap mahasiswa dibekali wawasan strategi pengembangan usaha, perluasan jaringan pemasaran, cara-cara memajukan produk, memanajemen atau mengelola keuangan yang baik, dan masih banyak lagi,"tutur pria yang juga menjabat Ketua Bidang Usaha dan Perekonomian Masyarakat DPD PKS Kabupaten Sukabumi ini. Ia berharap out put dari kelas bisnis tersebut diharapkan para wisudawan yang telah memperoleh sertifikat kelulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang diberikan, sehingga berdaya hasil yang lebih baik dalam memajukan usahanya."Ke depan kurang lebih dua bulan lagi, kami juga membuka pendaftaran mahasiswa baru. Dan ini terbuka untuk umum. Untuk semua kalangan. Untuk siapa saja yang ingin berkembang dan maju dalam dunia kewirausahaan,"ajak pria ramah ini. (dit) |
| Yance "Restui" Andri Jadi Calon Walikota Posted: 09 Aug 2011 03:20 AM PDT Sukabumi – Peluang Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami menjadi calon Walikota Sukabumi periode 2013-2018 terbuka lebar. Itu setelah Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Irianto MS Syaifudin mengharapkan Andri tampil di pilkada nanti. Alibi Yance, sapaan akrab Irianto MS Syaifudin yakni kader Golkar sebagai partai besar pasti mengusung kadernya sendiri."Harapan saya Pak Andri bisa tampil menjadi calon walikota, bukan menjadi F 2 atau calon wakil walikota, meski bisa jadi nanti hasil survey muncul nama lain dari internal kader Golkar," ujar Yance kepada Radar, usai acara Safari Ramadan 1432 H DPD Partai Golkar Jawa Barat di Kantor DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, sore kemarin. Hadir pada Safari Ramadan ini Walikota Musklih Abdussyukur, Anggota DPR RI Dewi Asmara, Kadishub Andri Setiawan, Dirut PDAM Tirta Wibawa Helmi Soetikno, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami, sejumlah sesepuh, fungsionaris, simpatisan Partai Golkar Sukabumi. Menurut Yance, Andri harus mempersiapkan diri dengan kerja keras dan terorganisir dari pribadi Andri . Ini sangat penting untuk mengukur sejauhmana kapabilitas yang dimiliki Andri. "Ya dari sekarang siapapun nanti calon yang akan diusung Golkar harus lebih memantapkan konsolidasi, kordinasi dan lebih rajin turun ke masyarakat," terangnya.Sedangkan mengenai calon pendamping walikota yang layak, Yance berharap berasal dari kalangan birokrat yang mempunyai kredibilatas kuat di masyarakat."Tapi dari kalangan lain pun bisa saja berpeluang, yang penting bisa sinergis dan kehadirannya dan masyarakat menerimanya," katanya. Menanggapi hal itu, Andri secara diplomatis menyatakan siap dengan permintaan bosnya itu. Namun, kesiapannya dicalonkan menjadi F1, itu harus atas kehendak mayoritas pengurus partai yang masih menunggu hasil dari survey.Saat ini, Andri lebih fokus membenahi partai dan akan tetap berusaha terbuka bagi siapapun calon yang siap mencalonkan diri dari Golkar."Kita terbuka bagi siapa saja. Asalkan, mempunyai kriteria yang ditetapkan partai,"pungkasnya.(wan) |
| You are subscribed to email updates from Politisi Sukabumi To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar