Kamis, 02 Juni 2011

Investasi: Guandong Agribusiness China Garap Sektor Perkebunan

Penandatanganan MoU dilakukan di Guangzhou China pada Sabtu, 28 Mei 2011 oleh Lei Yong Juan dari PT. Guandong Agribusiness, dengan Soedomo Margonoto dari PT. Pulau Sumbawa Agro

JAKARTA - Pihak Kemenakertrans telah memberikan Ijin Pelaksanaan Transmigrasi (IPT) kepada perusahaan joint venture ini untuk mengembangkan tanaman sisal di kawasan transmigrasi.

"Pada tahap awal akan dibangun perkebunan tanaman Sisal di Kabupaten Sumbawa seluas 4.050 ha, beserta industri pengolahannya, yang akan menghasilkan karpet, bahan baku obat - obatan, dan lain lain, "kata Muhaimin, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia

Dari pengembangan tanaman sisal beserta industri pengolahannya di kawasan transmigrasi Sumbawa ini akan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 3.300 orang.

Tenaga kerja yang berasal dari transmigran dan penduduk sekitar di kawasan transmigrasi Tongo Kabupaten Sumbawa Barat Mereka adalah bagian dari penduduk yang tersebar di 5 UPT, dengan jumlah transmigran sebanyak 1.475 KK (5.900 jiwa) yang ditempatkan tahun 1994 sampai dengan tahun 2010.

Muhaimin Iskandar, menyaksikan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum Of Understanding/MoU) tentang Kerjasama pembangunan di bidang perkebunan pada kawasan transmigrasi di Indonesia. Penandatanganan ini juga rencananya akan disaksikan oleh Gubernur Guandong yang mewakili pemerintah China.

" Setiap tahunnya minat investor untuk berinvestasi di kawasan transmigrasi terus meningkat. Investasi tidak hanya dilakukan oleh investor dalam negeri tetapi juga semakin diminati investor asing," kata Muhaimin dalam keterangan pers di Jakarta pada Sabtu (28/5), seperti dilansir Pusat Humas Kemenakertrans.

Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah menyambut baik adanya penandatangan MoU di bidang transmigrasi ini. Apalagi kerjasama ini melibatkan perusahaan Cina dan perusahaan Indonesia sudah memiliki reputasi yang baik.

"Kerjasama dan investasi bersama Cina dan Indonesia di kawasan transmigrasi ini sangat prospektif. Tenaga kerja yang terlibat pun diperkirakan mencapai 28.300 orang. Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan dukungan penuh, terutama masalah perijinan dan membangun infrastruktur dasar," Kata Muhaimin .

Menakertrans Muhaimin Iskandar optimis bahwa proyek proyek ini akan berjalan sesuai dengan rencana dan mampu meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitar.

"Apalagi investasi ini didukung oleh kondisi lokasi yang dicadangkan, sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang tersedia maupun yang akan didatangkan, serta dukungan masyarakat dan pemerintah daerah" ujarnya

Sebelumnya, Australia juga menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Potensi di Indonesia baik SDA melimpah, keuangan negara dan politik stabil dengan kebijakan pemerintah membuat Global Community berikan apresiasi kepada Indonesia (c6/pr/red)

02 Jun, 2011


--
Source: http://wartapedia.com/bisnis/korporasi/3649-investasi-guandong-agribusiness-china-garap-sektor-perkebunan.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar